Bajawa Press
  • Home
  • Tentang Kami
  • Katalog
  • Daftar Buku
  • Penghargaan
  • Blog
  • Kontak
Select Page
Ketegasan di Persimpangan Krisis: Belajar dari Paradoks Kepemimpinan Kayafas di Ambang Pekan Suci

Ketegasan di Persimpangan Krisis: Belajar dari Paradoks Kepemimpinan Kayafas di Ambang Pekan Suci

by admin | Mar 28, 2026 | Esai, Menulis, Refleksi

Menjadi seorang pemimpin di tengah situasi yang genting bukanlah tugas bagi mereka yang bernyali kecil atau mudah peragu. Tepat di ambang Pekan Suci, sehari menjelang Minggu Palma, kalender liturgi menghadapkan kita pada sebuah drama krisis nasional yang menuntut...
Secangkir Kopi di Gerbang Yerusalem: Menyesap Pahitnya Sengsara, Menyongsong Fajar Kemuliaan Paskah

Secangkir Kopi di Gerbang Yerusalem: Menyesap Pahitnya Sengsara, Menyongsong Fajar Kemuliaan Paskah

by admin | Mar 27, 2026 | Esai, Menulis, Refleksi

Kopi hitam tak pernah berpura-pura manis pada tegukan pertamanya; ia pekat, jujur, dan memaksa mata batin kita terbuka lebar menatap realitas. Begitu pula dengan jalan salib yang ditempuh Sang Penebus. Saat kita berdiri di ambang akhir Masa Prapaskah dan menatap...
Secangkir Kopi Pahit, PJJ Hemat BBM, dan Akrobat Kurir Makan Bergizi: Sebuah Komedi Kebijakan

Secangkir Kopi Pahit, PJJ Hemat BBM, dan Akrobat Kurir Makan Bergizi: Sebuah Komedi Kebijakan

by admin | Mar 26, 2026 | Esai, Menulis, Refleksi, Umum

Secangkir Kopi Pahit, PJJ Hemat BBM, dan Akrobat Kurir Makan Bergizi: Sebuah Komedi Kebijakan Mari kita mulai pagi ini dengan duduk di beranda, menyeduh secangkir kopi hitam pekat tanpa gula. Sebagaimana filosofi kopi Nusantara racikan ala kadarnya oleh saya, kopi...
Menyapa Sang Misteri di Ujung Mahakam: Memaknai Madah 6-7 dalam Terang 100 Tahun Misi MSF di Nusantara (4)

Menyapa Sang Misteri di Ujung Mahakam: Memaknai Madah 6-7 dalam Terang 100 Tahun Misi MSF di Nusantara (4)

by admin | Mar 25, 2026 | Menulis, Refleksi

Seabad sudah jejak langkah para Misionaris Keluarga Kudus (MSF) tertoreh di bumi Nusantara, bermula dari kesunyian hulu Sungai Mahakam pada tahun 1926 hingga merengkuh berbagai keuskupan di Indonesia saat ini. Jika Madah-madah awal Kidung Rohani karya Santo Yohanes...
Menyeduh Kewarasan: Antara Pahitnya Kopi, Bisingnya Validasi, dan Keheningan yang Berbuah

Menyeduh Kewarasan: Antara Pahitnya Kopi, Bisingnya Validasi, dan Keheningan yang Berbuah

by admin | Mar 25, 2026 | Esai, Menulis, Refleksi

Menyeduh Kewarasan: Antara Pahitnya Kopi, Bisingnya Validasi, dan Keheningan yang Berbuah Kita hidup di zaman yang ironis: manusia lebih cemas tertinggal trending topic di media sosial daripada kehilangan jati dirinya sendiri di dunia nyata. Pagi hari kita tak lagi...
« Older Entries
Next Entries »

Recent Posts

  • RESONANSI NURANI: Suara Kenabian, Kearifan Bumi, dan Peziarahan Jiwa di Era Disrupsi
  • Menemukan Kristus di Meja Makan Keluarga: Peziarahan Emaus dalam Ecclesia Domestica
  • Kopi Senin Sore: yang Tersisa Setelah Paskah Berlalu
  • Menjenguk Terang di Dasar Kelam: Melintasi Keheningan Sabtu Suci Menuju Fajar Rekonsiliasi
  • Gelap yang Menyelamatkan: Berjaga Bersama Kristus di Getsemani dan Mengarungi Malam Kelam Toledo

Recent Comments

No comments to show.
Copyright ©2022 | Designed by KreasiTech
1